Suara.com – Aktris Shezy Idris keheranan saat dituduh berselingkuh oleh suaminya sendiri, Krishna Adhyata Pratama alias Akis. Padahal lelaki yang dimaksud Akis adalah teman lama Shezy Idris.

“Jadi dia itu temen aku 12 tahun lalu, bener-bener teman 12 tahun lalu, jadi sebelum kenal Akis pun sudah kenal gitu. Jadi ya percakapannya sekitar teman-teman aja yang diomongin, teman-teman di sekitar kita,” kata Shezy Idris di kawasan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Rabu (30/1/2019).

Shezy Idris bersama ibu, Sherly Idris (Sumarni/Suara.com)Shezy Idris bersama ibu, Sherly Idris (Sumarni/Suara.com)

Perempuan 37 tahun ini pun tidak menyangka Akis membawa bukti perselingkuhan tersebut dalam sidang cerai kemarin. Padahal buktinya yang dihadirkan, menurut Shezy Idris, tidak jelas.

“Ya bagi aku lucu saja ya sosmed sosmed orang, dia mau ngepost apa kek, dia mau ngapain di Instagramnya dia kan Instagramnya juga punya dia. Kenapa dijadiin barang bukti? Kan saya jadi malu ya. Jadi nggak ada yang mau berteman sama saya gimana gitu,” sambungnya lagi.

Kakak Sheza Idris ini menganggap tudingan perselingkuhan suaminya itu terlalu mengada-ngada.

“Jadi gini, dia hanya ngelihat gue videocall terus bagi dia, gue selingkuh lah. Langsung berasumsi dan dia bilang ‘Gue ceraiin’. Lah? Yasudah dia ngomongnya di depan orang tua saya kok, dia nantang, ya saya iya kan,” tutur Shezy Idris.

Shezy Idris di Pengadilan Agama Jakarta Barat, Senin (14/1/2019). [Wahyu Tri Laksono/Suara.com]Shezy Idris di Pengadilan Agama Jakarta Barat, Senin (14/1/2019). [Wahyu Tri Laksono/Suara.com]

“Setelah telpon mati itu pun. ‘Kita cerai’ di depan orang tua saya. Lagi kata-kata cerai ini bukan cuma sekali kok, sudah sering. Bahkan dia nelpon mamanya itu di depan saya, dia bilang ‘Mah dari enam tahun lalu, saya itu pengin cerain Shezy tapi tidak boleh sama mama,’ Mamanya dia ya maksudnya. Itu bagi saya udah nyakitin banget,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Shezy Idris resmi melayangkan gugatan cerai kepada Krishna Adhyata Pratama sejak 2018 setelah delapan tahun merajut rumah tangga. Proses perceraian pun hingga kini masih bergulir di Pengadilan Agama Jakarta Barat.